Kepada para Pengusik

Ada jemari yang mengikat janji,
Pada selebaran yang lusa penuh arti.
Namun kata demi kata dibuat tanpa arti,
Seolah kami terlampau bodoh untuk mengerti.

Ada perwakilan yang bergema propaganda,
Namun berakhir pada adu domba.
Ada juga yang gemar mengusik hak pada perkara,
Kemudian berdiam saat diajak bicara.

Pak, jika ingin mempertinggi diri,
Jangan minta kami untuk membuatkan tangganya.
Jika kemudian ingin membakar diri,
Jangan juga minta kami untuk membersihkan abunya.

-AA-